Ketapang, Mitramabesnews.id - Menanggapi pemberitaan di salah satu media mengenai Jembatan Usaha Tani Desa Muara Semayok, Kecamatan Pemahan, Kabupaten Ketapang yang disebut dibangun menggunakan kayu jelek, bersama ini kami sampaikan klarifikasi sebagai berikut: 1. Bahwa material kayu yang digunakan dalam pembangunan Jembatan Usaha Tani tersebut bukan kayu jelek, melainkan kayu yang sesuai dengan spesifikasi teknis dan kebutuhan lapangan pada saat pelaksanaan pembangunan.
2.Pemilihan material kayu dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan, ketersediaan bahan lokal, serta kemampuan anggaran desa, dan telah melalui proses perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan sesuai ketentuan.
Bahwa material kayu yang digunakan dalam pembangunan jembatan usaha tani tersebut adalah kayu kelas awet I, yang dikenal memiliki ketahanan tinggi terhadap cuaca, kelembapan, dan serangan hama
Demikian klarifikasi ini kami sampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang. Pemerintah Desa Muara Semayok terbuka terhadap klarifikasi dan kerja sama dengan media demi penyampaian informasi yang akurat dan berimbang.
Pemerintah Desa Muara Semayok menyesalkan pemberitaan yang tidak didahului dengan konfirmasi kepada Pemerintah Desa, sehingga menimbulkan opini yang kurang tepat di tengah masyarakat
Menurut kades muara semayok jembatan ini layak pakai salah satu contoh bisa dilewati kendaraan sejenis eksa mini ya tentunya DPC LAKI Ketapang sangat mengapresiasi kades muara semayok dimana mampu melakukan verifikasi atau Jak jawab secara benar dan Arif bijaksana
Ucap kades muara semayok kab Ketapang Kalimantan barat kepada awak media MITRAMABESNEWSID Rabu (17/12/2025)
Penulis : Jumadi


Social Header