Breaking News

Warga Lahang Hulu Ultimatum Penutupan Sungai, Forkopimcam Gaung Turun ke Lokasi


Gaung, Indragiri Hilir | Mitramabesnews.id - Warga Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, melayangkan surat pemberitahuan kepada Forkopimcam pada 16 September 2025 terkait rencana penutupan aliran sungai di Parit 19 yang diduga menjadi penyebab banjir, limpahan perusahaan PT.GIN

Menindaklanjuti hal itu, Camat Gaung Fauziah, SKM.MKM, Danposramil Gaung Pelda Tota Simbolon, Kapolsek IPTU Edi Dalianto, bersama jajaran termasuk Kanit Intelkam Krisman wahyuda, SH.MH, BABHINKAMTIBMAS  Aiptu Heriyanto, turun ke lokasi pada Rabu (17/9). Mereka turut bertemu perwakilan PT GIN, Humas Ulul Azmi.

Pihak perusahaan menyatakan siap mendukung solusi, namun menjelaskan bahwa rencana pembangunan kanal pembuangan sempat terkendala karena adanya penolakan dari warga Desa Teluk Merbau dan Sepakat Jaya. Pengerjaan kanal pun belum dapat dilaksanakan tanpa adanya jaminan keamanan.

Pada sore harinya, Forkopimcam menggelar dialog dengan warga Lahang Hulu. Camat Gaung, Fauziah, SKM., MKM., yang hadir langsung di tengah warga, menyampaikan pemerintah tidak tinggal diam.
“Karena ada penolakan dari desa tetangga, pengerjaan lanjutan memang belum bisa dilakukan, untuk mendengar serta mencarikan solusi terbaik. Kami berharap masyarakat bersabar, pemerintah memahami keresahan dan kesulitan warga. Intinya kita semua harus menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” kata Fauziah.

Camat Gaung menegaskan aspirasi masyarakat akan diteruskan ke Bupati, sementara warga meminta agar aliran pembuangan air perusahaan tidak hanya difokuskan ke Lahang Hulu, melainkan dibagi merata ke desa-desa lain yang menjadi binaan perusahaan.

Kapolsek Gaung, IPTU Edi Dalianto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan perusahaan.
“Keputusan kami adalah menanyakan langsung ke PT GIN apa langkah mereka. Intinya kita ingin kerjasama, tapi tetap menunggu kebijakan dari Bupati. Harapannya, masalah bisa diselesaikan tanpa menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

Danposramil Gaung, Pelda Tota Simbolon, menyampaikan: Saya berharap masyarakat menghadapi masalah ini dengan kepala dingin dan tidak mudah terprovokasi. Forkopimcam berkomitmen membantu mencarikan solusi terbaik bagi warga."
"Kami hadir untuk masyarakat dan sudah mulai bertindak. Dalam beberapa hari ke depan, Ibu Camat akan menghadap Bupati untuk menyampaikan aspirasi serta solusi yang diinginkan warga. 

Sebagai bentuk ketegasan, warga memberi waktu satu bulan kepada pemerintah dan perusahaan untuk menunjukkan progres nyata. Jika tidak ada langkah konkret, penutupan sungai akan dilakukan secara mandiri oleh masyarakat.

(Heriansyah)
© Copyright 2022 - Mitra Mabes News