PASURUAN | Mitramabesnews.Id - Bencana alam datangnya tidak bisa kita duga & kita perkirakan. Yang bisa dilakukan adalah pasca kebencanaan tersebut. Mulai dari penanganan korban, memulihkan kondisi kejiwaan korban dan pembangunan infrastruktur sebagai akibat dari bencana alam tersebut.
BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Pasuruan selama dua hari (13 - 14 Agustus 2024) melaksanakan pelatihan pengkajian kebutuhan pasca bencana (JITUPASNA) dan rencana rehabilitasi rekonstruksi pasca bencana (R3P).
Pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Tanjung Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan tersebut dihadiri oleh seluruh kecamatan (24 kecamatan), Kalaksa (Kepala Pelaksana) BPBD Kabupaten Pasuruan dan Ketua Umum KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Kabupaten Pasuruan Eko Widiyatmo, S.E., M.M.
BPBD Kabupaten Pasuruan berharap KADIN dapat memberikan support kepada BPBD sehingga apa yang dilakukan untuk membantu para korban bencana alam dapat maksimal. Peran pengusaha tentunya sangat diharapkan untuk menopang kinerja BPBD dalam keadaan darurat kebencanaan.
Sementara itu Eko Widiyatmo mengatakan bahwa pengusaha dibawah KADIN akan selalu mensupport semua kegiatan yang bersifat kemanusiaan.
"Peran serta KADIN Kabupaten Pasuruan terhadap dukungan pasca bencana sudah jelas dan nampak di beberapa kejadian bencana. Dimana selama ini KADIN telah melakukan kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Pasuruan," ungkap Eko Widiyatmo.
"Terhadap bencana, pasca bencana apabila itu terjadi. Contoh konkrit yang telah dilakukan manakala terjadi banjir, kekeringan, dll. Bentuk support yang diberikan oleh KADIN Kabupaten Pasuruan menyesuaikan dgn kebutuhan di lapangan sehingga bisa tepat dengan kebutuhan tersebut," tutup Eko Widiyatmo.
Louis M


Social Header