Breaking News

Prof. Dr. Sutan Nasomal: Terpilihnya Asmidar sebagai Ketua PGRI Perempuan Pertama di Aceh Singkil Akan Menjadi Ikon PGRI

KUTA BAHARU, Mitramabesnews.id - 20 Oktober 2026, Konferensi XXIII Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Kuta Baharu Tahun 2026 berlangsung dengan penuh kebersamaan dan semangat solidaritas. Dalam konferensi tersebut, Asmidar, S.Pd. terpilih sebagai Ketua PGRI Cabang Kuta Baharu periode baru.

Terpilihnya Asmidar menjadi catatan penting karena ia merupakan perempuan pertama yang memimpin PGRI cabang di Kabupaten Aceh Singkil. Ia juga merupakan kepala sekolah di satuan pendidikan terpencil, UPTD SPF SD Negeri Lentong, Kecamatan Kuta Baharu.

Prof. Dr. Sutan Nasomal, S.H., M.H., Ketua Dewan Pakar dan Ketua Advokasi LBH PGRI Kabupaten Aceh Singkil, menilai terpilihnya Asmidar sebagai ikon kemajuan pendidikan di Aceh Singkil.

"Kita meyakini terpilihnya Asmidar adalah bukti solidnya PGRI di Kuta Baharu ini," ujar Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin redaksi media cetak online di kantornya di kawasan Cijantung, Jakarta, Selasa (21/10/2026) via telepon seluler.

Menurutnya, sosok perempuan yang bertugas di wilayah terpencil ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam memperkuat organisasi, memperjuangkan aspirasi guru, serta meningkatkan mutu pendidikan.

Konferensi dihadiri oleh Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Zainal Abidin, S.Pd.; Ketua Perempuan PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Amelia, S.Pd.; Wakil Ketua I Purwanti Ginting, S.Pd.Gr.; Wakil Ketua II Satriadi,S.Pd.; Wakil Ketua III Rusman, S.Pd., M.Pd., sekaligus Korcab PGRI Kuta Baharu, Sekretaris Suriadi, S.Pd., M.Pd.; Ketua Bidang Pengembangan Profesi dan Karier Guru serta Tenaga Kependidikan, Mustafa,S.Pd.; Ketua Bidang Pembinaan Mental dan Karakter, Ayu Linawati, S.Pd.

Turut hadir Camat Kuta Baharu, Drs. Rahim; Kapolsek Kuta Baharu, Iptu Muhammad Amin; Kepala Desa Sumber Mukti; Ketua PGRI Cabang Kuta Baharu masa bakti sebelumnya, Mustolih, S.Pd.; Ketua Panitia, Sumarno, S.Pd.; serta para kepala sekolah dan guru dari seluruh satuan pendidikan di Kecamatan Kuta Baharu.

Ketua Panitia, Sumarno, S.Pd., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada unsur Muspika, kepala desa, kepala sekolah, serta seluruh guru yang telah mendukung terselenggaranya konferensi. Ia berharap konferensi menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu membawa PGRI Kuta Baharu semakin solid dan berkontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan.

Ketua PGRI Cabang Kuta Baharu masa bakti sebelumnya, Mustolih, S.Pd., juga menyampaikan apresiasi atas dukungan selama dirinya menjalankan amanah. Ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

Menurutnya, dinamika dalam organisasi merupakan bagian dari seni kepemimpinan yang harus disikapi dengan kedewasaan, kebersamaan, dan semangat untuk terus belajar. Ia mengajak seluruh anggota menjaga kekompakan demi kemajuan PGRI Kabupaten Aceh Singkil.

Ketua PGRI Kabupaten Aceh Singkil, Zainal Abidin, S.Pd., dalam sambutannya mengatakan bahwa konferensi bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum bersejarah untuk memperkuat komitmen, mempererat solidaritas, dan melanjutkan perjuangan memajukan dunia pendidikan.

Ia berharap konferensi melahirkan pemimpin yang amanah, mampu merangkul seluruh anggota, serta menjadikan PGRI sebagai wadah aspirasi, perlindungan profesi, dan peningkatan kompetensi guru.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan salam hormat dan ucapan selamat dari Ibunda Guru Kabupaten Aceh Singkil, Ibu Hj. Habibahtussania. Pesan beliau, agar seluruh guru tetap bersemangat mengabdi kepada bangsa dan negara dengan keikhlasan, kesabaran, dan ketulusan.

Zainal Abidin juga mengajak seluruh insan pendidikan untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu, demi melahirkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.

Kapolsek Kuta Baharu, Iptu Muhammad Amin, menyampaikan bahwa PGRI memiliki peran penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia mengajak para guru, masyarakat, dan kepolisian terus memperkuat sinergi guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pendidikan.

Camat Kuta Baharu, Drs. Rahim, menegaskan bahwa PGRI merupakan organisasi profesi yang memiliki peran strategis dalam membentuk generasi penerus bangsa yang beriman, bertakwa, cerdas, dan berkarakter.

Ia menyampaikan bahwa menjadi guru bukanlah tugas ringan. Di balik setiap proses pembelajaran, terdapat tanggung jawab moral yang besar untuk mendidik, membimbing, dan membentuk karakter anak-anak.

"PGRI yang kuat adalah PGRI yang solid, bersatu, dan mampu bergerak bersama untuk kemajuan pendidikan," demikian pesan Camat.

Camat kemudian membuka secara resmi Konferensi XXIII PGRI Cabang Kuta Baharu Tahun 2026. Ia berharap konferensi menghasilkan kepengurusan yang amanah, solid, dan mampu membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan.

Puncak konferensi menghasilkan keputusan terpilihnya Asmidar, S.Pd. sebagai Ketua PGRI Cabang Kecamatan Kuta Baharu. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat persatuan guru, meningkatkan partisipasi anggota, memperjuangkan perlindungan profesi, serta mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, termasuk di sekolah-sekolah yang menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas.

Konferensi XXIII PGRI Cabang Kuta Baharu Tahun 2026 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian guru. Pergantian kepemimpinan bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk bekerja bersama, menjaga marwah profesi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan.

Editor : Redaksi
© Copyright 2022 - Mitra Mabes News