Breaking News

RS Pratama Sandai Mulai Melayani, Instalasi Gawat Darurat Dan Rawat Inap Akses Kesehatan Semakin Dekat Untuk Masyarakat

Kalbar, Mitramabesnews.id - Sambutan hangat masyarakat Sandai terasa sejak awal kegiatan. Atraksi pencak silat menjadi pembuka, sekaligus menunjukkan semangat dan kekayaan budaya masyarakat setempat.

Saya bersama Ibu dr. Feria Kowira Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang kemudian disambut oleh Direktur RS Pratama Sandai/ Pangeran Ratu Kusuma Anom beserta jajaran.

Turut hadir Brigjen TNI Romi dari Mabes TNI, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Anggota DRPD Provinsi Kalimantan Barat, para Anggota DRPD Kabupaten Ketapang, Camat Sandai bersama Forkopimcam, tokoh masyarakat, tokoh adat, Forum Komunikasi Etnis dan Budaya, para kepala desa se-Kecamatan Sandai, pimpinan perusahaan, pimpinan perbankan, serta para tenaga kesehatan.

Hari ini Kamis, 14/9/2026 kita memulai pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan Rawat Inap di RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom. Ini bukan peresmian keseluruhan rumah sakit, karena beberapa unit pelayanan lainnya masih dalam proses pembangunan dan penyiapan. Insyaallah, seluruh fasilitas akan kita resmikan secara menyeluruh pada Oktober mendatang.

Namun saya tidak ingin masyarakat harus menunggu sampai semuanya selesai untuk merasakan manfaat rumah sakit ini. Karena itu, pelayanan IGD dan Rawat Inap kita mulai lebih dahulu agar masyarakat dapat segera memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih dekat.

Sebagai bentuk perhatian sekaligus hadiah untuk masyarakat, pelayanan kesehatan di rumah sakit ini kita gratiskan sampai Desember mendatang.

Saya juga membawa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan secara langsung. Masyarakat bisa mengurus KTP, Kartu Keluarga dan berbagai dokumen kependudukan lainnya.

Kehadiran rumah sakit ini tidak hanya untuk masyarakat Sandai. Warga dari kecamatan sekitar, seperti Simpang Hulu, Simpang Dua, Sungai Laur hingga Nanga Tayap, juga dapat memanfaatkan pelayanan kesehatan di sini.
Harapannya, semakin banyak masyarakat yang memiliki akses kesehatan lebih dekat tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

Di tengah kondisi Kabupaten Ketapang yang saat ini masih menghadapi kemarau panjang, krisis air bersih dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), pemerintah terus berupaya hadir memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus menangani berbagai dampak yang ditimbulkan.

Kita sudah menaikkan status penanganan menjadi Tanggap Darurat Kekeringan dan Karhutla. Dalam kondisi seperti ini, tidak ada wilayah yang berdiri sendiri. Ketapang adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, kepedulian, gotong royong dan saling membantu menjadi kekuatan kita untuk melewati masa sulit ini.

Saya ingin rumah sakit ini bukan sekadar bangunan, tetapi benar-benar hidup dan memberikan manfaat. Tempat masyarakat mendapatkan pertolongan, pelayanan yang baik, dan merasakan kehadiran pemerintah secara nyata.

Langkah ini sejalan dengan Misi ke-7 pembangunan Kabupaten Ketapang, yaitu Peningkatan Kualitas Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik. Sebab pelayanan publik yang baik adalah pelayanan yang semakin dekat, mudah dijangkau dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Semoga RS Pratama Sandai Pangeran Ratu Kusuma Anom terus berkembang dan menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat dan berkualitas bagi masyarakat Sandai serta wilayah sekitarnya, kepada awak media Mitramabesnewsid Senin 14/9/2026 


Penulis:Jumadi
© Copyright 2022 - Mitra Mabes News