INDRAGIRI HILIR, Gaung | Mitramabesnews.id – Warga Desa Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, mengeluhkan kondisi sungai dan parit di wilayah mereka yang dipenuhi lumut serta eceng gondok dalam sepekan terakhir.
Tanaman air tersebut diduga berasal dari wilayah hulu sungai dan kini menumpuk hingga masuk ke parit-parit di sekitar permukiman warga.
Akibat kondisi tersebut, aktivitas masyarakat yang selama ini memanfaatkan parit untuk kebutuhan sehari-hari menjadi terganggu. Warga yang biasanya mandi dan mencuci di parit kini tidak lagi dapat melakukannya karena air sudah dipenuhi lumut dan eceng gondok.
“Kasihan masyarakat, biasanya mandi dan mencuci di parit. Sekarang tidak bisa lagi karena parit sudah penuh lumut dan eceng gondok,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada media ini, Minggu (8 Maret 2026).
Tidak hanya itu, tumpukan eceng gondok juga menghambat transportasi air masyarakat. Sampan yang biasa digunakan warga untuk menuju kebun maupun aktivitas keluar masuk kampung kini sulit melintas.
“Sudah sangat melelahkan bagi warga. Sampan-sampan susah lewat karena eceng gondok menumpuk, sepanjang sungai sampai masuk ke parit-parit,” tambahnya.
Menurut warga, kondisi tersebut sudah berlangsung sekitar satu minggu terakhir dan semakin hari semakin parah.
Masyarakat menduga lumut dan eceng gondok tersebut berasal dari kanal milik perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berada di wilayah hulu sungai. Tanaman air itu diduga dibuang, dilepaskan, atau hanyut dari kanal perusahaan hingga terbawa arus sungai dan menumpuk di wilayah perairan Desa Lahang Hulu.
Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat turun tangan untuk menelusuri sumber permasalahan tersebut serta melakukan pembersihan sungai dan parit agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Selain itu, masyarakat juga meminta adanya pengawasan terhadap pengelolaan kanal di wilayah hulu sungai agar kejadian serupa tidak terus berulang, mengingat sungai dan parit merupakan sumber utama aktivitas kehidupan warga di daerah tersebut.
Upaya konfirmasi dilakukan kepada pihak perusahaan perkebunan kelapa sawit melalui humas perusahaan yang diduga memiliki kanal di wilayah hulu sungai. Hingga saat ini pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi.
Upaya konfirmasi kepada salah satu anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir dari Daerah Pemilihan (Dapil) II juga telah dilakukan. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Sementara itu, Camat Gaung, Fauziah, SKM., MKM, saat dikonfirmasi pada Minggu (8 Maret 2026) mengaku belum menerima laporan resmi terkait persoalan tersebut.
“Sejauh ini kami belum menerima laporan resmi terkait persoalan tersebut dan baru mengetahui informasi ini dari media saat dikonfirmasi. Namun informasi tersebut akan segera kami tindak lanjuti dengan melakukan koordinasi bersama pihak terkait untuk mengetahui kondisi di lapangan serta mencari solusi penanganannya,” ujar Fauziah.
Warga berharap persoalan tersebut dapat segera ditangani agar kondisi sungai dan parit kembali bersih sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal seperti sebelumnya.
(Heriansyah-Mbs)


Social Header