Labura, Mitramabesnews.id - Kepanasan dan alergi kinerjanya dikritik dari berbagai media saat menjabat Kasat Narkoba Polres L.batu Akp Iwan mashuri Tuding Ketua LSM LPPN Labura " Kampungan, karena menyoroti kinerja dan prestasi yang minim dalam pemberantasan Narkoba.
Ketua LSM sangat menyayangkan sikap dan akhlak buruk oknum ini yang disebut melalui balas pantun kepada waryawan dan Ketua LSM, " oknum Polisi Abal Abal miskin prestasi dan blokir wa para wartawan yang konfirmasi tidak terima di kritik dan konfirmasi layak di meja kosongkan, bahkan di periksa Propam, atas dugaan persekongkolannya dengan bandar bandar narkoba yang ujungnya diduga kaki tangannya buat laporan di polres Labuhanbatu, dikritik kok kebakaran jenggot dan di konfirmasi tidak jawab konfirmasi malah melenceng dari topik konfirmasi.
Perseteruan Oknum Mantan Kasat Narkoba Polres Labusel dan Labuhanbatu ini, sudah rahasia umum, kinerjanya seakan membela para bandar bandar narkoba sehingga alergi dengan pemberitaan, dan kebakran jenggot dengan berita " Copot Kasat Narkoba", yang terus menyita perhatian publik dan kiranya atensi kepolisian untuk menindaknya.
Konfirmasi wartawan secara resmi via chat berujung bungkam di pemberitaan, tetapi memunculkan api kemarahan oknum polisi Akp Iwan mashuri dengan menelpon salah satu wartawan " kenapa saya di bilang begitu hingga diminta copot , tanya Iwan via hp seluler kepada media dan dibalas wartawan, kami hanya menyajikan berita dari menu narasumber dan konfirmasi meskipun hasilnya bungkam, papar wartawan.
Akhirnya Iwan menyebut " sampaikan kepada ketua LPPN Bangkit bahwa saya sudah 3 minggu tugas di Medan dan menutup dengan ucapan bilang sama si Bangkit kampungan dia itu, cetus Akp Iwan mashuri dengan spontan menutup pembicaraan.
Menurut Ketua LPPN Bangkit, Ya, oknum polisi seperti ini tak layak di beri tugas yang bersentuhan dengan masyarakat,
Jabatan yang diemban diduga hanya di gunakan untuk kepentingan pribadi dan memperkaya diri dan orang orang sekelilingnya, berakibat kinerja dan prestasi yang minim dan miskin pergaulan, patut di dudukkan diam di meja kosong.
Apalagi kritik pada kinerjanya di anggap perlawanan yang menghambat rencana negatife nya dan merugikan anak bangsa ini, bahkan naif betul ia sampai memberi keterangan yang tidak proporsional dan berlisan buruk. Jangan memperburuk citra polisi di mata masyarakat.
Kali ini kami minta kepada Polda Sumut agar bijak dalam menetapkan kursi jabatan polisi seperti ini apalagi bekerja tanpa prestasi dan beretika buruk tentu bakal merusak dan merobek robek nama polri, tegas
Bangkit.
Hasil monitor dan konfirmasi hari ini bahwa Akp Iwan mashuri ternyata telah dimutasi bertugas di Medan." Saya sudah 3 Minggu tugas di Medan, sebut Iwan via hp seluler, sabtu (17/1 2026), memang rumor dia sudah di copot dari Kasatnarkoba tetapi sampai saat ini belum serah terima. (TIM/HH)


Social Header