Pematangsiantar | Mitramabesnews.Id – Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan, S.I.K., M.M., menegaskan komitmen Polri dalam mendukung pengendalian inflasi, menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, serta memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan pangan di wilayah Kota Pematangsiantar.
Penegasan tersebut disampaikan Kapolres saat menghadiri High Level Meeting (HLM) TP2DD, TPID, dan TPKAD Kota Pematangsiantar yang berlangsung di Ruang Data Pemerintah Kota Pematangsiantar, Rabu (4/11/2026), mulai pukul 08.30 WIB.
Dalam forum koordinasi lintas sektor tersebut, Kapolres menekankan bahwa stabilitas ekonomi masyarakat tidak dapat dipisahkan dari situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kenaikan harga bahan pokok maupun terganggunya distribusi pangan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat apabila tidak diantisipasi secara serius.
Karena itu, Polres Pematangsiantar berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap distribusi bahan pangan dan logistik guna memastikan kebutuhan masyarakat tersedia dengan baik, sekaligus mencegah praktik penimbunan maupun spekulasi harga yang dapat merugikan konsumen.
PENGAWASAN PASAR DAN DISTRIBUSI PANGAN DIPERKETAT
Kapolres juga menegaskan pentingnya optimalisasi peran Satgas Pangan dengan meningkatkan pemantauan harga kebutuhan pokok secara langsung di pasar, serta berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mengetahui perkembangan harga di lapangan, mengidentifikasi potensi kelangkaan pasokan, serta memastikan rantai distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.
Selain itu, menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), pengamanan melalui patroli gabungan juga menjadi perhatian. Upaya tersebut dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat dan lonjakan permintaan kebutuhan pokok, sekaligus memberikan rasa aman kepada pedagang, pelaku usaha, dan konsumen.
DUKUNG DIGITALISASI PELAYANAN PEMERINTAH
Pertemuan tingkat tinggi tersebut turut dirangkaikan dengan Grand Launching aplikasi BABANG QRIS sebagai inovasi Pemerintah Kota Pematangsiantar dalam mempercepat digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Aplikasi tersebut dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Melalui sistem pembayaran digital ini, diharapkan pelayanan pajak daerah semakin mudah, cepat, transparan, dan efektif, sekaligus mendorong peningkatan penerimaan daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., Sekretaris Daerah Junaidi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si., Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Andi Syahputra Sitepu, S.H., Kepala Bank Indonesia Pematangsiantar Ahmadi Rahman, Kepala Bank Sumut Subhan Pardosi, serta unsur TNI, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan lurah se-Kota Pematangsiantar.
SINERGI LINTAS SEKTOR JADI KUNCI
Kapolres menegaskan bahwa upaya menjaga stabilitas ekonomi, mengendalikan inflasi, dan melindungi daya beli masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada satu institusi.
Dibutuhkan sinergi nyata antara pemerintah daerah, Polri, TNI, Bank Indonesia, perbankan, pelaku usaha, serta seluruh elemen masyarakat.
Kehadiran Polres Pematangsiantar dalam forum tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga keamanan distribusi pangan, mengantisipasi gejolak harga, dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif.
Dengan pengawasan yang diperkuat dan koordinasi lintas sektor yang berjalan efektif, stabilitas harga kebutuhan pokok diharapkan tetap terjaga sehingga masyarakat Kota Pematangsiantar dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan aman dan nyaman.
(ZL/Ebite)


Social Header