Breaking News

Disdukcapil Toba,Targetkan Masyarakat Toba Gunakan IKD

Toba, Mitramabesnews.id - Kepala dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten toba,Hendra Butar-Butar Menargetkan masyarakat toba mempunyai Identitas Kependudukan Digital(IKD), ini adalah versi digital dari dokumen kependudukan resmi seperti KTP-el dan Kartu Keluarga yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

Aplikasi ini dirancang untuk mempermudah masyarakat mengakses identitas diri melalui ponsel pintar tanpa harus selalu membawa blangko fisik,ucap hendra di ruang kerjanya selasa(03/11/26)

Hendra mengatakan"bahwa kita telah mensosialisasikan IKD ini,mulai dari tempat ibadah,perkantoran,sekolah hingga tingkat warung di desa dan kelurahan,mengingat saat ini masyarakat sudah menggunakan Gadget.

Tapi bayak permasalahan yang kita temukan,diantaranya,data internet,serta kekhawatiran masyarakat mengingat ini adalah data kependudukan tidak aman,mengingat keamanannya sangat tinggi,kalau bocor data kependudukan bagai mana negara ini nanti? Ucap hendra 

Makanya ikd ini sefti nya sangat kuat Sistim manajemen Keamanan Informasi,dan itu paling dijaga kemendagri
Karena kalau bocor data kependudukan makanya bocor juga datanya indonesia,bahaya,ini prioritas utama pemerintah yaitu untuk menghilangkan kekuatiran masyarakat. Yang paling bayak kendala ditemukan adalah "Memori Seluler Penuh",imbuhnya lagi

Saat ini adanya Program Pelayanan Masyarakat untuk data kependudukan hingga ke desa-desa dan ke kecamatan bahkan ke sekolah-sekolah yang lebih di kenal dengan jemput bola.

Pelayanan kependudukan yang jemput bola,berbagai macam teknis,yaitu pencetakan akte lahir akte kawin,cetak KTP perekam dan cetak Kia,akte kematian,surat pinda dan IKD kecuali. Perceraian.khusu kelurahan desa dan kecamatan,kalau di sekola,pencetakan dan perekaman KTP,aktifasi IKD,hingga saat ini dari 244 desa/kelurahan yang telah terdata ada peningkatan hingga 14%. Dan untuk tingkat provinsi,kabupaten toba ada di peringkat ke 5,se sumatera utara di bawah kotamadya Medan. Tuturnya lagi.

Kita berharap kedepannya masyarakat akan menggunakan IKD,agar segala urusan yang menggunakan data kependudukan bisa berjalan lancar,dan warga tidak membawa fisiknya,karna sudah ada aplikasi tinggal membuka Aplikasi IKD. Tutup Kadis Capil.

(SS)
© Copyright 2022 - Mitra Mabes News