Breaking News

Aktivitas PETI Kembali Marak di Kebun Nopi Kuansing, Warga Pertanyakan Penegakan Hukum


KUANTANSINGINGI (RIAU), Mitramabesnews.id - Tgl 7-11-2026.Kendati Penegak Hukum berulang kali melakukan razia dan penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI), aktivitas penambangan liar yang merusak lingkungan di wilayah hukum Polsek kuantan mudik Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) seakan tidak pernah berhenti. 

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat terkait efektivitas penegakan hukum di wilayah tersebut.

Berdasarkan investigasi langsung tim media di kawasan Lapangan Dayung Kebun Nopi, Desa Bukit Pedusunan, ditemukan sedikitnya tiga unit rakit penambang (dompeng) sedang beroperasi secara aktif mengeruk butiran emas dari perut bumi.

Saat dikonfirmasi di lokasi, salah seorang pekerja mengungkapkan bahwa fasilitas rakit dompeng tersebut milik seorang oknum berinisial YD. Namun, saat tim media melakukan upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait kelengkapan izin operasional serta lama aktivitas tersebut berjalan, YD memilih bungkam dan tidak memberikan jawaban hingga berita ini diturunkan.

Seorang warga setempat yang meminta identitasnya dirahasiakan menyatakan kejenuhannya atas pembiaran aktivitas haram tersebut.

Kegiatan ini sudah berlangsung cukup lama dan terkesan tidak tersentuh hukum. Kami sangat berharap melalui pemberitaan media ini, pihak Penegak Hukum segera turun tangan memberikan atensi dan tindakan tegas," ujarnya.

Maraknya operasional PETI yang terkesan 'kucing-kucingan' dengan petugas memicu asumsi publik mengenai dugaan adanya oknum penegak hukum yang bermain di belakang layar. Pasalnya, penertiban intensif yang dilakukan seolah tidak memberikan efek jera bagi para pelaku penambangan ilegal.

Namun, berita ini diturunkan agar semua pihak tau, publik selalu menanti tindakan nyata dari APH untuk menindak lanjuti informasi masyarakat, dan redaksi selalu membuka ruang hak jawab/ atau klarikasi dari berbagai pihak yang ada kaitannya dipemberitaan ini.

HEP H
© Copyright 2022 - Mitra Mabes News