Jambi, Mitramabesnews id - Dugaan Sekitar Sekitar 1.000 Keterlibatan Aparat Beroperasi Tambang Ilegal Presiden Minta Kapolri Dan Panglima TNI Tidak Tinggal Diam.
Dalam pidatonya presiden Jumat 13/8-2026 di gedung Nusantara Senayan, dalam sidang negara MPR/DPR presiden menegaskan,kapolri dan panglima TNI harus turun tangan dalam penindakan terhadap dugaan lebih dari 1.000 APH (Apara Penegak Hukum) terlibat dalam pertambangan ilegal," MPR/DPR juga mendukung atas permintaan presiden kepada kapolri dan panglima TNI untuk turun tangan dalam penindakan tambang ilegal di Indonesia.
Dalam pidatonya," presiden juga bicara, dalam penindakan terhadap dugaan keterlibatan APH (Aparat Penegak Hukum)Harus transparan dan akuntabel, presiden mengatakan,"jika tidak kapolri dan panglima TNI turun dalam penindakan tambang ilegal di negara kita ini,ada kemungkinan negara kita akan menjadi negeri yang tandus dan tidak bermanfaat bagi generasi muda kedepannya.
Presiden Prabowo Subianto menganggarkan kurang lebih dari 50 ribu hektar tambang ilegal di negara kita katanya," untuk Itu, presiden juga bicara kita tidak menunggu terlalu lama untuk segera di lakukan operasi besar-besaran di seluruh provinsi se-Indonesia. (Darwinsyah)


Social Header