KETAPANG, Mitramabesnews.id – Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Tempurukan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, resmi diresmikan secara serentak oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Zoom Meeting, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB di SMP Negeri 2 Muara Pawan tersebut dihadiri Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., bersama PJU Polda Kalbar, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., Sekda Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si., serta jajaran Forkopimda, Forkopimcam Muara Pawan, Kepala Desa Tempurukan, pihak sekolah, para siswa, tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Kapolda Kalbar di lokasi, foto bersama siswa dan Forkopimda, serta penyerahan bantuan sosial berupa 20 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu. Kegiatan dilanjutkan dengan Zoom Meeting bersama Presiden RI yang di mana di ikuti seluruh Polda Jajaran hingga dilakukanya peresmian Jembatan Merah Putih.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada TNI dan Polri yang telah berkontribusi membangun 3.565 jembatan serta menyediakan 3.000 fasilitas air bersih bagi masyarakat.
Presiden menegaskan bahwa pembangunan tersebut merupakan wujud nyata pengabdian TNI dan Polri kepada rakyat serta bukti semangat gotong royong dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Polri dan TNI telah menjalankan misi-misi pengabdian kepada rakyat. Ini bukti sesungguhnya bahwa TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi rakyat,” ujar Presiden dalam sambutannya.
Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menyampaikan terima kasih kepada Kapolda Kalbar serta seluruh pihak yang telah mendukung pembangunan Jembatan merah Putih Presisi di Desa Tempurukan.
Menurut Kapolres, keberadaan jembatan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya para siswa dan tenaga pendidik SMP Negeri 2 Muara Pawan, karena mempermudah akses menuju sekolah maupun perkebunan masyarakat.
“Dengan adanya Jembatan Merah Putih ini, akses masyarakat dan para siswa menjadi lebih mudah. Sebelumnya, apabila tidak ada jembatan, masyarakat harus memutar sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama,” ungkap Kapolres.
Kapolres juga menegaskan bahwa Polri terbuka untuk membantu masyarakat dalam berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan kepentingan umum, termasuk melalui koordinasi bersama pemerintah desa dan kecamatan.
Kegiatan kemudian ditutup dengan makan siang dan ramah tamah bersama para tamu undangan, tokoh masyarakat, pihak sekolah serta warga Desa Tempurukan.
Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi ini menjadi wujud nyata sinergitas Polri, pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung, khususnya dalam memperlancar akses pendidikan dan aktivitas perekonomian masyarakat, kepada awak media Mitramabesnewsid Kamis (13/8/2026)
Penulis:Jumadi


Social Header