Breaking News

‎Lima Warga Positif DBD, Puskesmas Kuala Lahang Bergerak Cepat Lakukan Fogging di Parit Maela

‎GAUNG, INDRAGIRI HILIR | Mitramabesnews.id – UPT Puskesmas Kuala Lahang bergerak cepat melakukan pemeriksaan kesehatan, penemuan kasus, penyelidikan epidemiologi, serta fogging focus di Parit Maela, Desa Lahang Baru, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri Hilir, Kamis (23/7/2026).
‎Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap ditemukannya kasus positif Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.
‎Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap warga sekaligus pemantauan kondisi lingkungan. Petugas juga mendatangi rumah-rumah warga untuk memeriksa tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkembang biaknya jentik nyamuk.
‎Hasil pemeriksaan menunjukkan terdapat lima orang warga yang dinyatakan positif DBD.
‎Dari lima pasien tersebut, satu orang saat ini menjalani perawatan di RSUD dan dirawat di ruang PICU karena mengalami kondisi denyut jantung yang lemah. Sementara satu pasien lainnya masih menjalani perawatan di UPT Puskesmas Kuala Lahang.
‎Sedangkan tiga pasien lainnya menjalani pemantauan di rumah. Ketiganya telah melewati fase demam dan memasuki tahap pemulihan, namun tetap mendapatkan pemantauan dari petugas kesehatan.
‎Sebagai langkah pengendalian penyebaran DBD, petugas UPT Puskesmas Kuala Lahang juga melaksanakan fogging focus terhadap kurang lebih 20 rumah warga di sekitar lokasi temuan kasus.
‎Pengasapan tersebut dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa yang berpotensi menjadi pembawa virus dengue. Namun, fogging tidak dapat membunuh jentik nyamuk yang berkembang di tempat-tempat penampungan air.
‎Kepala UPT Puskesmas Kuala Lahang, Zulfikar, S.KM., M.M., M.Kes., mengatakan kegiatan pemeriksaan dan fogging focus dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengendalikan penyebaran DBD di wilayah Parit Maela.
‎"Kami melakukan fogging focus dan pemeriksaan sebagai upaya memutus mata rantai penularan DBD. Namun, fogging saja tidak cukup. Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui gerakan 3M Plus serta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala demam yang mengarah pada DBD," ujar Zulfikar.
‎Selain fogging, petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan lingkungan secara langsung dengan mendatangi rumah-rumah warga. Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah tempat penampungan air, seperti bak mandi, vas bunga, wadah bekas, dan lokasi lain yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan jentik nyamuk.
‎Upaya tersebut dilakukan untuk mengetahui keberadaan jentik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
‎Petugas juga melakukan skrining kesehatan terhadap warga yang mengalami keluhan atau gejala yang mengarah pada DBD. Pemeriksaan meliputi pengecekan suhu tubuh, riwayat demam, serta pemeriksaan tanda-tanda vital.
‎Apabila diperlukan, warga dengan gejala tertentu dapat menjalani pemeriksaan penunjang sesuai indikasi medis dan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan.
‎Selain itu, UPT Puskesmas Kuala Lahang melakukan penyelidikan epidemiologi lanjutan untuk mengetahui kemungkinan adanya kasus lain di sekitar lokasi. Pemantauan terhadap warga dan lingkungan sekitar dilakukan sebagai upaya deteksi dini agar potensi penyebaran kasus dapat segera dikendalikan.
‎Bagi pasien yang menjalani perawatan di rumah, petugas kesehatan memberikan edukasi dan pemantauan. Pasien juga dianjurkan menggunakan kelambu saat tidur untuk mencegah nyamuk menggigit pasien yang membawa virus dengue dan kemudian menularkannya kepada orang lain.
‎Pengendalian jentik juga dilakukan melalui pemberian bubuk larvasida atau Abate sesuai kebutuhan, terutama pada tempat penampungan air yang sulit dikuras, disertai edukasi mengenai pentingnya pemberantasan sarang nyamuk.
‎Masyarakat diimbau untuk tidak hanya mengandalkan fogging dalam mencegah penyebaran DBD. Gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup rapat tempat penampungan air, serta mendaur ulang atau menyingkirkan barang bekas yang dapat menampung air, perlu dilakukan secara rutin.
‎Warga juga diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami demam tinggi atau gejala lain yang mengarah pada DBD, sehingga dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan sedini mungkin.
‎Dengan adanya pemeriksaan kesehatan, penemuan kasus, penyelidikan epidemiologi, fogging focus, serta edukasi kepada masyarakat, UPT Puskesmas Kuala Lahang terus berupaya menekan penyebaran DBD dan mencegah munculnya kasus baru di wilayah Kecamatan Gaung.
‎Peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan PSN secara rutin menjadi bagian penting dalam memutus siklus perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti sekaligus mencegah penularan DBD.
‎(Heriansyah) 
© Copyright 2022 - Mitra Mabes News