NIAS SELATAN, Mitramabesnews.id – Desa Adat Bawomataluo yang berarti "Bukit Matahari" kembali menjadi sorotan. Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste, Fabien Penone, mengunjungi desa bersejarah tersebut pada Jumat, (3/7/2026) lalu, setelah sebelumnya meninjau Situs Megalit Tetegowo. Kedatangan keduanya disambut tarian perang Fataele dan atraksi lompat batu yang menjadi warisan budaya turun-temurun masyarakat Nias. Minggu, (19/7/2026).
Setibanya di Desa Adat Bawomataluo, Gubernur Bobby dan Dubes Fabien Penone langsung disambut meriah oleh warga. Tarian perang Fataele dan atraksi lompat batu yang dipertunjukkan menjadi pembuka kunjungan, sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Kepulauan Nias kepada tamu negara.
Bapak Dubes mengaku sangat terkesan dengan kekayaan budaya yang dimiliki Bawomataluo. Desa ini dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya yang luar biasa dan berpotensi besar menjadi destinasi wisata dunia.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau langsung Rumah Adat Omo Sebua yang telah menjadi ikon Desa Bawomataluo. Rumah adat berarsitektur unik itu kini kondisinya mulai termakan usia.
"Kondisinya kini mulai termakan usia, sehingga akan kami kaji rencana restorasinya agar keasliannya tetap terjaga," ujar Gubernur Bobby Nasution.
Bobby menegaskan bahwa Bawomataluo memiliki banyak daya tarik yang harus dijaga bersama. Mulai dari rumah adat, tradisi lompat batu, situs-situs bersejarah, hingga peninggalan megalitikum.
"Kekayaan ini harus terus kita jaga dan kembangkan agar semakin dikenal dunia dan terjaga kelestariannya," lanjutnya.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kedutaan besar negara sahabat, dalam upaya pelestarian dan promosi budaya Nias ke kancah internasional.
Penutup, Bupati Nias Selatan Sokhiatulö Laia berharap momentum ini menjadi langkah penguatan sinergi antara Pemerintah Daerah dengan mitra internasional dan Nias Selatan bisa dikenal oleh seluruh dunia.
"Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan mitra internasional untuk menjaga warisan budaya Nias. Dengan pelestarian yang tepat, Desa Adat Bawomataluo diyakini akan semakin dikenal dunia sebagai salah satu kebanggaan Indonesia," tutup Bupati Nias Selatan.
#KolaborasiSumutBerkah
#SalamKolaborasi
(Tim/Red)


Social Header