Breaking News

LURAH LUBUK TUKKO BARU : KITA TUNGGU HASIL INVESTIGASI POLRES TAPTENG

Tapteng | Mitramabesnews.id - Pihak kepolisian masih mendalami kebakaran yang menghanguskan 1 bangunan di kawasan Paruntel, Jalan Batu Mandi, Lingkungan 1, Kelurahan Lubuk Tukko Baru. Kecamatan Pandan. Kabupaten Tapanuli Tengah, Sekitar tujuh orang saksi telah dimintai keterangan oleh polisi secara marathon.

"Saat kejadian, pihak kepolisian bergerak cepat, Pak Wakapolres dan Kasatreskrim sudah langsung turun disaat kejadian kebakaran," ujar Lurah Lubuk Tukko Baru, Lodewik F.S Marpaung dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (12/10/2024). 

Lodewik menjelaskan, Kebakaran itu terjadi di Sebuah Warung tempat Kawasan Sandar Kapal Nelayan di jalan Batu Mandi, Lingkungan 1, Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Sabtu (12/10/2024), sekitar pukul 01.00 Wib dini hari.

"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, kita tunggu hasilnya," jelas Lodewik F.S. Marpaung. 

Lurah Lubuk Tukko Baru menerangkan bahwa saksi yang diperiksa di antaranya merupakan karyawan dan juga kepling 1 yang terakhir mengunci dapur dan memastikan keadaan itu baik-baik saja, warga yang melihat Api pertama sekali, dan beberapa Tetangga dilokasi tersebut.

Berdasarkan informasi beberapa kesaksian warga dan Kepling yang dihimpun warga, menurut info dan risalah kejadian memang ada praduga dibakar OTK, berat dugaan mengarah kesana, melalui info dan kejanggalan yang diyerangkan dan dijelaskan warga saat itu.

Warung tutup sekitar jam setengah 12 malam, lalu saksi mata yang melihat seperti ada kembang api dari atas dan letupan besar lebih dari sekali disekitar Warung, lalu tiba-tiba terjadi Api Besar. Kemudian, ada saksi mata melihat dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor berlari kencang dari arah warung setelah terjadi letupan keras dan tak dikenali.

Sementara itu, ada pula Saksi Mata yang juga tidak jauh dari kejadian kebakaran mendengar letupan lalu tiba-tiba api menyambar dan bergegas pergi ke rumah pemilik warung memberi info bahwa warungnya sudah terbakar.

"Belum ada orang waktu itu, saya mendengar rumah adik saya digedor memberi info bahwa warungnya terbakar, saya berlari kencang, saya melihat percikan api dilantai luar yang mengenai area atas yang terkena tiang kayu kemudian api menyambar dan membesar, saya sempat mengambil air dari sungai pakai ember, tapi api memang cepat membesar, lalu saya berteriak meminta tolong warga," kata Adik Korban yang pertama datang ke TKP, melalui Lodewik kepada Wartawan. 

Lurah Lubuk Tukko Baru juga mengatakan, saya ditelpon oleh Kepling bahwa ada terjadi kebakaran di wilayah kita, lalu saya tanya sudah ada Mobil Damkar datang, karena belum ada, lalu saya perintahkan teman agar langsung mendatangi Damkar datang ke lokasi kebakaran, saya bergegas menuju lokasi, warga belum mulai ramai saat itu, malam itu sangat mencekam, histeris dan api membumbung, dan saya berinisiatif langsung menelepon pihak kepolisian saat itu, karena memang subuh itu sangat kalut dan emosional, kami bergotong royong memadamkan api dengan muda-mudi dengan seadanya sebagai tindakan awal memadamkan api sebelum damkar datang," ungkapnya. 

"Sekitar jam 4 subuh kita langsung mendampingi Pemilik Warung membuat laporan resmi ke Polres Tapteng dan sekitar Lima orang warga dibawa sebagai saksi dan telah diperiksa secara marathon sampai maghrib tadi," tambahnya. 

Ibu Irma Panggabean pemilik warung telah kita dampingi membuat LP, Saksi juga sudah kita kumpul dan sudah diperiksa, segala info kita gali, ada kejanggalan, praduga awal warga dibakar, Ķepling juga sudah kita arahkan untuk membantu pihak kepolisian untuk mendampingi menambah bukti tambahan berupa meminta CCTV yang dimiliki warga, Tim Inafis Polres pun sudah turun, kita sudah laporkan kepimpinan, semua telah berproses. Kita tunggu saja hasil investigasi pihak Polres. 

"Mohon tidak ada statement liar apalagi diluar tupoksi apalagi tidak turun langsung dalam kejadian tersebut. Jangan memprovokasi warga!," tegasnya. 

Saat ini, Pemilik Warung masih trauma, saya sudah perintahkan Muda-Mudi untuk ronda dan memberi informasi jika ada, Keluarga korban terguncang psikisnya, lagi kita pantau, Saya sudah perintahkan Kepling agar terus memantau korban, jika sakit agar segera dibawa berobat.

Saya sudah berkoordinasi dengan Camat, Pihak Kepolisian, Babinsa dan Para Tokoh-Tokoh yang ada di Kelurahan Lubuk Tukko Baru.

"Jadi memang terjadi kecemasan ditengah-tengah masyarakat Pasca Kejadian tersebut, karena Kelurahan ini dari dulu diikat oleh rasa kekeluargaan, apalagi dalam tahapan Pilkada ini, kita meminta agar semua pihak agar menjaga diri, apalagi info-info Hoax, telaah yang prematur, Statement Offside dari pihak yang tidak berada dan ikut dalam proses pemadaman api ini, namun menyimpulkan berlebihan, nanti menimbulkan kemarahan warga," tandas Lodewik Marpaung.

"Saya mohon, kepada semua pihak agar menahan diri, apalagi yang tidak berada dilokasi kejadian dan mengikuti proses agar tidak melakukan dan memberi info tambahan yang bersifat asumsi pribadi namun seolah-olah mengatasnamakan instansi, apalagi aparatur yang tidak memahami tupoksinya, jangan mentang-mentang, tawadhu saja, jangan arogan dalam memberikan statemen, seolah-olah memperkeruh suasana, jika tidak paham jangan merasa pintar!. Mohon hargai perasaan Warga Lubuk Tukko Baru, Warga lagi Berduka!" harap Lodewik F.S. Marpaung dengan tegas.

"Saya Khawatir, jika bumbu-bumbu informasi terlalu berlebihan, saya takut warga marah dan emosi dan hal-hal yang tak diinginkan terjadi, nanti bisa berbuntut panjang, warga saya orang baik dan tertib, jangan sakiti hati mereka, Lubuk Tukko Baru ini Kondusif namun jika dipancing Warga saya juga bisa marah dan hal-hal yang tak diinginkan akan terjadi. Kita jaga Kondusifitas Daerah ini" imbuh Lodewik F.S. Marpaung.

Karena ini hari libur, Secara resmi saya akan menghadap kepada pimpinan saya, Camat tentang kronologi sebenarnya. Karena penanganan secara prosedural telah kita laksanakan dan terukur. Dimulai dengan memanggil damkar ke TKP, Menelepon Kepolisian, Berkoordinasi dengan Babinsa, warga Lubuk Tukko Baru sangat persuasif dan humanis, Banyak warga Mendampingi ke Polres saat diperiksa dan saya telah Menginstruksikan warga agar tetap tenang dan tidak terhasut oleh propaganda dan provokasi. 

"Kita telah berupaya sekuat tenaga dalam menangani musibah ini. Jadi saya ingatkan agar tidak memancing kegaduhan, apalagi itu berstatus aparatur, nanti warga saya marah!," pungkasnya. (RILAS)
© Copyright 2022 - Mitra Mabes News